Jakarta - Affiliate Junction (AJ) di bawah bendera perusahaan iSynergy Group Ltd, akan turut meramaikan pemasaran afiliasi di Indonesia. Hal ini menyusul makim berkembangnya bisnis online dan bertumbuhnya kelas menengah di Indonesia.
"Kami berharap dapat lebih memperluas solusi pemasaran afiliasi dan network-nya ke berbagai negara di kawasan Asean, memberikan solusi pemasaran inovatif kami lewat platform yang menguntungkan secara universal," ujar Founder i-Synergi yang juga menjabat sebagai CEO, Datuk Lawrence Theo dalam acara "Grand Launching dan Office Tour I-Synergy Affiliate Junction Indonesia" di Ice Palace, Lotte Shopping Avenue, Kuningan, Jakarta, Kamis (15/12).
Dengan tagline “Affiliate Junction, When performance get rewarded”, bisnis ini memang menekankan pada komisi berbasis kinerja bagi para afiliasi atas usahanya dalam memasarkan produk/jasa pengiklan sehingga menghasilkan penjualan. Semakin efektif kinerja, maka semakin tinggi reward yang didapatkan.
Bisnis afiliasi ini menjadi menarik, terutama bagi mereka yang ingin mendapatkan penghasilan sampingan ataupun pengusaha pemula. “Tentunya, menjadi pengusaha adalah sesuatu yang menakutkan untuk dimulai. Keunggulan AJ, kita tak hanya tergabung dalam sistem pemasaran afiliasi global, namun juga diberikan pelatihan struktural dan dukungan sistem untuk memperkuat bakat dan keahlian dalam menjalankan bisnis afiliasi ini,”imbuhnya.
Disebutkan, bisnis online telah berkembang pesat selama dekade terakhir, dan diprediksi akan semakin menguat karena semakin banyak orang mulai membeli segala sesuatu dari internet. Menurut internetretailer.com, penjualan e-commerce akan mencapai US$ 523 miliar pada tahun 2020 dan di US kebanyakan blog pemula memulai fokus bisnisnya pada pemasaran afiliasi. Ini adalah cara termudah untuk mendapatkan uang dengan cepat, dan potensi pendapatan tak terbatas.
Berdasarkan data dari Bolton Consulting Group (BCG), pada tahun 2020 diperkirakan golongan kelas menengah di Indonesia mencapai angka 141 juta orang atau sekitar 54% dari total penduduk di Indonesia. Melihat dari data ini, sudah jelas dan bisa dipastikan bahwa potensi pasar afiliasi di Indonesia sangatlah besar. Melihat potensi penduduk Indonesia dan fenomena masyarakat yang sudah melek teknologi,
iSynergy adalah sebuah perusahaan berbasis bisnis afiliasi yang terkemuka di Malaysia. Berdiri sejak tahun 2009 di Malaysia dibidani oleh Datuk Lawrence Theo. Di Malaysia, AJ sudah memiliki 25.000 jaringan afiliasi di seluruh negeri.
Di Indonesia, AJ dioperasikan oleh PT Inovatif Sinergi Internasional. Chief Operating Officer iSYNERGY Group Ltd, Lennon Chu juga meyakini ekspansi ke Indonesia sebagai pilihan yang tepat. “Populasi yang signifikan membuat kami percaya diri dalam menjalankan program afiliasi dibawah platform bisnis AJ yang terbukti efektif menciptakan pengusaha dan pebisnis sukses,” jelasnya.
Untuk memberi motivasi masyarakat Indonesia dalam mencapai impian memulai wirausaha dan menjadi pengusaha sukses, AJ Indonesia juga menggelar AJ Indonesia Campaign Challenge yang dilaksanakan mulai 15 Desember 2016 – Maret 2017.
Sumber : http://www.beritasatu.com



